Hei!! Apa kamu tau, mengapa kamu bisa
merasa sedih atau bahagia?
Kamu tau, mengapa kamu bisa mengeluarkan
air mata dan tertawa bahagia?
Karena kamu hebat? Karena kamu manusia?
Atau karena kamu punya hati?
Ya, seluruh jawaban itu benar. Apa pun
itu, silakan kamu jawab sesuai dengan versi kamu sendiri. Itu jawaban yang
benar.
Tanpa kamu sadari, kamu mendapatkan
pelajaran hidup setiap harinya. Walau, kamu belum bersedia untuk mengintip
pelajaran-pelajaran itu. Sedih atau bahagianya kamu, adalah wujud emosi kamu
dalam menerima pelajaran itu. Terkadang, pelajaran itu terasa menyakitkan.
Namun, tak jarang pula pelajaran itu membawa kebahagiaan.
Masih ingatkah kamu saat kamu menangis?
Siapa yang ada di sampingmu? Siapa yang menghapus air matamu? Atau siapa yang
mendengar curahan hatimu? Wallahua’lam siapa mereka. Syukur-syukur, ada yang
mendampingimu saat kamu bersedih. Kemungkinan terburuk adalah, tak ada yang
mendampingimu. Apakah kamu akan semakin sedih? Ya, Wallahua’lam juga.
Masih ingatkah kamu saat kamu bahagia?
Siapa yang ada di sampingmu? Seberapa banyak orang yang turut menyambut gelak
tawamu? Ya, tetap Wallahua’lam.
Aku hanya mengingatkan. Apa pun
kondisimu, Allah selalu ada untuk kamu. Ya, kasih sayang Allah memang tidak
tampak. Tapi, cobalah lihat kasih sayang saudara-saudara kita. Bukankah itu
adalah wujud dari kasih sayang Allah? Bukankah Allah telah menitipkan keagungan
cintaNya pada nurani saudara-saudara kita?
Ya, mulai saat ini, kamu tidak boleh
takut. Kamu itu hebat, kawan. Tidak usah lari saat kamu memiliki masalah.
Berbagilah dengan mereka, saudara-saudaramu. Buanglah rasa takutmu untuk
berbagi. Ingat!! Manusia butuh berbagi. Butuh.
rancak mah dik
BalasHapusbegitu polos, tapi menampar
good job... ^_^