Ini bukan nasihat, bukan pesan, bukan
amanat, dan juga bukan permintaan..
Ini hanyalah ungkapan hati..
Untukmu yang akan meninggalkan..
Aku tahu kamu cukup ragu. Aku tahu kamu
takut akan canggung. Aku juga tahu kamu berusaha menguatkan hati. Namun, kamu
ingatlah duhai yang akan meninggalkan, semua ini karena cinta. Langkah baru
yang akan ditempuh ini adalah lanjutan dari perjalanan cintamu hari ini. Ya,
walau sebelum melanjutkan perjalanan indah ini, kamu harus meninggalkan. Ragu?
Takut? Merasa tak sanggup? Ah, itu biasa. Namanya juga perjalanan. Rasulullah saja
mesti melakukan hijrah—untuk bisa mempersaudarkan Anshar dan Muhajirin. Bukankah
persaudaraan itu indah? Ya, hijrah lah mulanya.
Untukmu yang akan meninggalkan..


