Kenalkan, namaku Reza. Aku seorang
mahasiwa. Hari ini aku baru saja melewati ujian akhir semester. Aku datang
sebelum waktunya. Aku juga sudah membaca materi ujian dua jam sebelum ujian
berlangsung. Aku sering bolos. Aku tidak memperhatikan dosen. Aku tidak
mencatat inti perkuliahan. Aku juga tidak antusias dalam diskusi.
Bukan apa-apa. Memang semua itu tidak
menarik bagiku. Datang, duduk manis, dengarkan dosen, catat. Ah, itu ke itu
saja yang harus kulakukan—selama bertahun-tahun. Ditambah lagi beban tugas yang
bukan main banyaknya. Entah untuk apa para mahasiswa diberi tugas. Kabarnya,
mencetak sarjana. Memangnya sarjana itu apa?
Ah, aku hanyalah seorang Reza. Tidak
dipandang di antara mahasiswa lainnya. Bagaimana bisa dipandang? Aku saja tidak
pantas untuk “dipandang” versi mereka. Ah, tujuan hidupku juga bukan untuk
pandangan—apalagi pandangan manusia. Manusia itu suka yang enak-enak saja. Ya,
kira-kira seperti aku—yang sampai hari ini masih bingung mengapa harus suka
dengan dunia perkuliahan. Entahlah..