Waktu = Kesempatan

Aku dan Aku (# 9)

Kindly Bookmark and Share it:
Ha!! Aku rasa tidak lucu, jika saat ini aku katakana there is no sense. Tapi, memang begitulah kenyataannya, kawan. Andai kamu tau, sulit sekali menjalani sesuatu yang aku tak punya rasa di sana. Aku harap, kamu tidak sepertiku.
Sesungguhnya aku tak suka ini. Aku benci ini semua. Aku benci dengan diriku sendiri. Mengapa aku bisa tidak ada rasa? Bukankah aku yang telah memilih semua ini? Sungguh bodoh!!


Ya, di sinilah tanggung jawabku ditanya. Kamu tenang saja. Aku tidak akan macam-macam. Aku akan coba untuk tetap bertahan. Ya, aku akan tetap kuliah. Walau harus mencari rasa terlebih dulu.

Biar pun rasaku tak ada, aku akan tetap kontrol diriku, kawan. Aku hanya ingin berhenti sejenak. Hanya ingin menarik napas panjang di tengah perjalanan panjang ini. Aku ingat azzamku. Hah! Ini hanyalah gejolak. Aku tau itu. Inilah dinamika. Aku juga tau itu.

Aku senang sekali, saat masih bisa berbagi cerita denganmu. Aku mengerti, kawan. Semua ini adalah proses. Dan aku sedang menjalani itu. Dan tentu, kamu juga. Semakin aku hidup, semakin banyak yang aku dapatkan. Pengalaman, pelajaran, tamparan, belaian, semuanya aku nikmati.

Aku pasti bisa. Ya, tentunya menghadapi dan menjalani semua ini. Aku adalah orang hebat. Aku tidak lupa itu, kawan. Kamu tenang saja, aku baik-baik saja. Dan tentu, juga dengan hidupku. Aku akan selalu perbarui semangatku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar