Waktu = Kesempatan

Ah..Lagi-lagi Rindu

Kindly Bookmark and Share it:
Apa kabar Ibu?
Semoga ibu baik-baik saja di sana
Ibu, aku punya cerita untuk ibu. Ibu mau kan, mendengarnya?
Ini cerita tentang petualanganku bu
Sungguh bu, aku merasa jadi petualang terhebat
Aku merasa, akulah petualang paling berani
Petualanganku menyenangkan ibu
Sungguh, teramat menyenangkan
Walau, tak jarang aku tersandung
Bahkan.. terjatuh pun, sudah menjadi sahabat dalam perjalananku

Ibu..aku rindu
Aku rindu dibelai oleh ibu
Aku rindu didekap dalam pelukan ibu
Aku rindu keningku dicium ibu


Ibu..
Sekarang anakmu sudah besar
Aku sudah bisa makan sendiri
Aku sudah bisa berjalan sendiri
Aku sudah bisa membaca dengan lancar
Aku sudah bisa menulis sendiri
Dan sekarang..aku sedang belajar bu
Aku belajar untuk bisa tegak di kakiku sendiri
Aku belajar untuk bisa menahan beban di pundakku

Ibu..
Tiadalah mungkin aku menjadi diriku hari ini, tanpa ibu
Tiadalah mungkin aku ditiupkan ruh, tanpa kerelaan ibu untuk susah dalam mengandungku
Tiadalah mungkin aku terlahir ke dunia, tanpa keikhlasan ibu untuk mengorbankan nyawa ibu

Tapi bu..
Aku tak bisa mempersembahkan apa-apa untuk ibu
Belum cukup ilmuku saat itu bu
Belum cukup kemampuanku saat itu bu
Belum cukup matang pemikiranku saat itu bu
Mungkin, memang belum itu waktunya ibu

Tak apa ibu..
Itu tak masalah bagiku
Tapi, bolehkah aku sedikit berkata-kata ibu?
Tidak ada niatku untuk memberatkan ibu di sana
Tidak ada niatku untuk membuat ibu sedih
Aku hanya ingin mengungkapkannya ibu

Aku menyayangi ibu
Aku mencintai ibu
Aku merindukan ibu
Aku teramat ingin bertemu dengan ibu

Ibu..
Mohon tetap ibu doakan aku
Walaupun jasa ibu takkan pernah terbalas
Tapi aku tetap akan berjuang untuk membuat ibu tersenyum di sana
Aku akan berjuang di sini, untuk menghadiahkan jubah dan mahkota terindah untuk ibu di sana
Ibu tenang saja..
Aku baik-baik saja di sini
Tetap tersenyum ya bu
Ibu baik-baik ya..
Aku mencintaimu ibu
Tulus, hanya karenaNya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar