Waktu = Kesempatan

Ini untukmu

Kindly Bookmark and Share it:


Bismillah..
Ini untukmu duhai aku. Rasakanlah, rasakanlah, rasakanlah..

Duhai aku, hidupmu cuma sekali. Nyawa ini amanah. Hidupmu akan tetap bernyawa selagi Allah menghendakinya.

Aku yang ingin bahagia, lihatlah dirimu. Tataplah wajahmu di cermin. Apa yang kau lihat? Bukankah kau melihat sosok hebat yang pundaknya dipikulkan amanah besar oleh Allah?

Aku yang ingin berguna, cukupkan keluh kesahmu dalam shalat dan doa-doamu. Tapakilah jalan ini dan tinggalkan jejak-jejak indah nan amat berharga bagi mereka yang kemudian.

Aku yang air matanya sering jatuh di penghujung malam, tabahkanlah hatimu saat perih menghampiri. Usap lembut saja dadamu itu. Jika buliran bening itu jatuh, seka saja dengan tanganmu. Tidak usah terlalu berharap ada sosok yang selalu siap menyekanya. Hanya Allah lah yang selalu ada.


Aku yang sungguh tidak ingin menyakiti, tersenyumlah—dalam situasi apa pun. Sudah saatnya senyummu juga menguatkan saudara-saudara kita. Kuatlah kamu duhai aku, agar bisa membantu menguatkan saudara kita yang masih lemah.

Aku yang suka kesederhanaan, telusurilah jalan ini dengan tenang. Tanjakan atau pun turunan itu biasa. Bimbang sedikit tak apa. Yang jelas langkahmu tak boleh terhenti. Itu dinamika perjalanan.

Apa yang kau rasa duhai aku? Sudah mulaikah kau merasakannya? Terasakah bahwa hidup ini hanya persinggahan yang tak abadi? Terasakah bahwa ada amanah besar yang mesti kau tunaikan sebelum kau dijemput pulang ke sisiNya? Apa yang kau rasa duhai aku?

Ini untukumu duhai aku..
Dunia adalah dunia. Tidak perlu terlalu bahagia atau pun terlalu takut, karena dunia bukanlah surga atau pun neraka. Singgahlah dengan santun dan pulanglah dengan santun pula. Semoga kau pulang dengan khusnul khatimah.
Aamiin..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar