Waktu = Kesempatan

Hikmah, tak selamanya bersembunyi..

Kindly Bookmark and Share it:



Siapa yang tidak pernah jatuh dalam hidup? Siapa yang tidak pernah melakukan kesalahan? Siapa yang tidak pernah menganiaya diri sendiri? Siapa yang tidak pernah dikungkung hawa nafsu?

Kawan, malam ini terasa dingin dibanding malam-malam sebelumnya. Tahukah kamu? Perjalananku sepi, hari-hariku mendung, tak ada matahari yang menemani. Tahukah kamu? Pagiku, kumulai dengan semangat seadanya. Andai saja kamu ada di sini, maka tentu aku akan lebih bersemangat—setidaknya karena melihat senyum di wajahmu yang selalu kurindukan itu.


Kawanku, sungguh tidak mudah memahami maksud percakapan Allah dengan malaikat nan amat suci dan patuh (Al-Qur’an, surah Al-Baqarah, 2:30). Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui."

Sungguh kawan, tidak mudah untuk memahami dan merealisasikan makna ayat itu. Benar memang, pertanyaan malaikat itu. Mengapa Allah hendak menjadikan khalifah di muka bumi ini orang yang berbuat kerusakan dan menumpahkan darah? Sungguh, orang itu adalah aku. Orang itu adalah kamu, kawan. Tapi, Allah dengan tegas menjawab. "SESUNGGUHNYA AKU MENGETAHUI APA YANG TIDAK KAMU KETAHUI."

Kawanku, tidak mudah memang, untuk selalu ingat dan istiqomah. Selalu ingat bahwa kita adalah khalifah di muka bumi ini. Selalu istiqomah dengan kewajiban kita sebagai hamba, yaitu mengabdi kepadaNya. Jujur, aku amat sering terjatuh, menganiaya diri, melalaikan seruanNya, mendahulukan kepentingan dunia (yang tak abadi), ingat Allah kalau sudah ada masalah. AKU MALU, SANGAT MALU!!

Irhamna ya Allah. Ingin juga rasanya mengintip hikmah di balik setiap kejadian. Ingin juga rasanya mereguk sejuknya zikir di tiap helaan napas. Ingin juga rasanya berbuat yang terbaik yang kami mampu untuk sosok yang selalu merindukan kami, baginda Rasullullah Muhammad SAW.

Allah, jika Engkau masih berkenan memberi kami masa, mohon jangan lepaskan kami. Mohon izinkan waktu yang tersisa ini menjadi pengabdian kami kepada Engkau, kekasihMu, dan agamaMu ini. Tidak enak rasanya duhai Allah, hidup untuk sebuah ketidakpastian. Tidak nyaman rasanya duhai Allah, hidup jauh dari pemberi ruh dan jasad ini. Benar, karena itu bukanlah fitrah kami yang telah Engkau anugerahkan saat kami terlahir ke dunia ini. Mohon tuntun kami duhai Allah, agar bisa menjaga ruh dan jasad ini. Karena, kami hanya ingin kembali padaMu dalam khusnul khatimah.

Kawanku, tidak ada kata terlambat untuk berubah. Marilah kita kembali kepadaNya. Mendedikasikan hidup, hanya untukNya. Menengok kembali makna syahadat dan bacaan shalat kita. Sungguh, hikmah itu tidak akan pernah bersembunyi untuk orang-orang yang senantiasa berusaha untuk menemukannya. Sembari mencari hikmah itu, marilah kita nikmati perjalanan indah ini. Mari berjalan dengan tenang, senyum—karena Allah tidak pernah meninggalkan kita walau sepersekian detik pun.

12 komentar:

  1. Balasan
    1. semoga, dengan seringnya kita tergugah, membuat kita sering bermuhasabah dan bersedia untuk berubah serta selalu mencari hikmah..

      Hapus
  2. Balasan
    1. semoga dapat memperbagus akhlak kita..aamiin

      Hapus
  3. Balasan
    1. :)..
      semoga kita senantiasa suka bertafakkur..

      Hapus
  4. :)... yup....akan selalu ada hikmah dari setiap kejadian yang dialami.. walaupun pada awalnya terasa berat. Allah Maha Tahu yang terbaik untuk hambaNya....
    mari tetap tersenyum menjalaninya dek.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. :)..
      begitulah Maha Besar nya cinta Allah. hanya orang-orang yang sabar dalam menelisik hikmah itulah yang akan tetap bertahan dan berbahagia..karena, janji Allah itu pasti..

      Hapus
  5. Keren Keren Kerennnnnnnnn, Membuat hati tergugah lah,

    BalasHapus
    Balasan
    1. :)..
      semoga kita menjadi pribadi yang santun dan penuh kelembutan..aamiin

      Hapus
  6. Subhanallah..
    Semanagat Ja..
    Sempga bisa selalu memuhasabah diri..
    Baik yang menulis atau pun yang membaca..
    :)

    BalasHapus