Siapa yang tidak pernah jatuh dalam
hidup? Siapa yang tidak pernah melakukan kesalahan? Siapa yang tidak pernah
menganiaya diri sendiri? Siapa yang tidak pernah dikungkung hawa nafsu?
Kawan, malam ini terasa dingin dibanding
malam-malam sebelumnya. Tahukah kamu? Perjalananku sepi, hari-hariku mendung,
tak ada matahari yang menemani. Tahukah kamu? Pagiku, kumulai dengan semangat
seadanya. Andai saja kamu ada di sini, maka tentu aku akan lebih bersemangat—setidaknya
karena melihat senyum di wajahmu yang selalu kurindukan itu.
Kawanku, sungguh tidak mudah memahami
maksud percakapan Allah dengan malaikat nan amat suci dan patuh (Al-Qur’an,
surah Al-Baqarah, 2:30). Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman
kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah
di muka bumi." Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah)
di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah,
padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan
Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak
kamu ketahui."
Sungguh kawan, tidak
mudah untuk memahami dan merealisasikan makna ayat itu. Benar memang,
pertanyaan malaikat itu. Mengapa Allah hendak menjadikan khalifah di muka bumi
ini orang yang berbuat kerusakan dan menumpahkan darah? Sungguh, orang itu
adalah aku. Orang itu adalah kamu, kawan. Tapi, Allah dengan tegas menjawab. "SESUNGGUHNYA
AKU MENGETAHUI APA YANG TIDAK KAMU KETAHUI."
Kawanku, tidak mudah
memang, untuk selalu ingat dan istiqomah. Selalu ingat bahwa kita adalah
khalifah di muka bumi ini. Selalu istiqomah dengan kewajiban kita sebagai
hamba, yaitu mengabdi kepadaNya. Jujur, aku amat sering terjatuh, menganiaya
diri, melalaikan seruanNya, mendahulukan kepentingan dunia (yang tak abadi),
ingat Allah kalau sudah ada masalah. AKU MALU, SANGAT MALU!!
Irhamna
ya Allah. Ingin juga rasanya mengintip
hikmah di balik setiap kejadian. Ingin juga rasanya mereguk sejuknya zikir di
tiap helaan napas. Ingin juga rasanya berbuat yang terbaik yang kami mampu
untuk sosok yang selalu merindukan kami, baginda Rasullullah Muhammad SAW.
Allah, jika Engkau
masih berkenan memberi kami masa, mohon jangan lepaskan kami. Mohon izinkan
waktu yang tersisa ini menjadi pengabdian kami kepada Engkau, kekasihMu, dan
agamaMu ini. Tidak enak rasanya duhai Allah, hidup untuk sebuah ketidakpastian.
Tidak nyaman rasanya duhai Allah, hidup jauh dari pemberi ruh dan jasad ini. Benar,
karena itu bukanlah fitrah kami yang telah Engkau anugerahkan saat kami
terlahir ke dunia ini. Mohon tuntun kami duhai Allah, agar bisa menjaga ruh dan
jasad ini. Karena, kami hanya ingin kembali padaMu dalam khusnul khatimah.
Kawanku, tidak ada kata
terlambat untuk berubah. Marilah kita kembali kepadaNya. Mendedikasikan hidup,
hanya untukNya. Menengok kembali makna syahadat dan bacaan shalat kita. Sungguh,
hikmah itu tidak akan pernah bersembunyi untuk orang-orang yang senantiasa
berusaha untuk menemukannya. Sembari mencari hikmah itu, marilah kita nikmati
perjalanan indah ini. Mari berjalan dengan tenang, senyum—karena Allah tidak
pernah meninggalkan kita walau sepersekian detik pun.

subhanallah
BalasHapussangat menggugah
semoga, dengan seringnya kita tergugah, membuat kita sering bermuhasabah dan bersedia untuk berubah serta selalu mencari hikmah..
Hapuspostingan yg bagus
BalasHapussemoga dapat memperbagus akhlak kita..aamiin
Hapuslike..really
BalasHapus:)..
Hapussemoga kita senantiasa suka bertafakkur..
:)... yup....akan selalu ada hikmah dari setiap kejadian yang dialami.. walaupun pada awalnya terasa berat. Allah Maha Tahu yang terbaik untuk hambaNya....
BalasHapusmari tetap tersenyum menjalaninya dek.. :)
:)..
Hapusbegitulah Maha Besar nya cinta Allah. hanya orang-orang yang sabar dalam menelisik hikmah itulah yang akan tetap bertahan dan berbahagia..karena, janji Allah itu pasti..
Keren Keren Kerennnnnnnnn, Membuat hati tergugah lah,
BalasHapus:)..
Hapussemoga kita menjadi pribadi yang santun dan penuh kelembutan..aamiin
Subhanallah..
BalasHapusSemanagat Ja..
Sempga bisa selalu memuhasabah diri..
Baik yang menulis atau pun yang membaca..
:)
aamiin ya rabbal 'alamiin..
Hapus